Kamis, 27 Februari 2014

Merek yang Ngetop

Merek yang Ngetop


Jaya Setiabudi selalu melakukan rodshow seminar & mentoring untuk buku yang ditulisnya. Sebagaimana 2 buku sebelumnya (Buku The Power of Kepepet & Kitab Anti Bangkrut), Jaya Setiabudipun melakukan rodshow untuk buku ke 3 (Buku Buka Langsung Laris). Salah satu kota yang dikunjungi untuk rodshow Buku Buka Langsung Laris adalah Kota Batam. Di bawah ini adalah cerita Jaya Setiabudi tentang rodshownya di kota tersebut. Cerita ini dikaitkan dengan salah satu pembahasan dalam Buku Buka Langsung Laris yaitu Merek yang Ngetop.


Pembahasan Merek yang Ngetop di bawah ini saya ambil dari akun facebook Jaya Setiabudi.


Usai seminar Buka Langsung Laris di Batam, saya memenuhi titipan istri untuk membeli oleh-oleh Soto Medan yang ngangenin. Sesampai disana, langsung pesan 4 bungkus untuk dibawa pulang ke Bandung. Hanya saja ada sedikit keraguan, koq yang jual beda ya?


Karena ragu, saya Tanya: “Lho ini bukan yang dulu jualan ya? Pakdhe kemana?”.

Penjual: “Yang dulu tutup, yang ini lebih enak dari yang dulu”.

Saya: “Masalahnya saya mau bawa buat oleh-oleh ke Bandung, bukan buat coba-coba..!”.


Sembari menunggu racikan, langsung menyisir ke ruko sederetan, ternyata ada tulisan: “Soto Medan yang Asli pindah sini..!”. Kembali saya agak ragu juga beli disitu, karena yang jual ‘anak muda’, biasanya ‘pak tua’. Bener gak yaa?


Yang membuat saya tambah ragu, di ruko seberang ternyata juga ada tulisan: “SOTO MEDAN ASLI..!” >> wacauuu.. mana yang BENAR ASLI?


Karena sama-sama ragu, saya balik ke yang pertama, ternyata belum selesai membungkus. Daripada kelamaan, saya bayar dan saya tinggal.


Lanjut…


Merek yang Ngetop


Untungnya mereka punya cabang yang biasa saya beli di daerah Batam Center: “Soto Medan Budhe Sri” >> tahunya nama ini sesampai di lokasi. Namanya GENERIK, jadi gak saya ingat. Kita biasa sebut Soto Medan Kantor Pos >> karena lokasi dekat dengan Kantor Pos dan kebanyakan orang sudah menyebutnya begitu.


Setelah order, saya tanya, “Itu yang pusatnya di Kantor Pos tutup ya?”. Dia jawab, “Gak koq, pindah sampingnya..!”. Ternyata anak muda yang jual adalah anak si ‘Pakdhe’.


Olala.. begitulah kisah TRAGIS jika warung tak bermerek >> Seperti Si Manis Jembatan Ancol >> Cantik tapi tanpa nama. *serem


Apa “Dosa Bisnis” si empunya Soto Medan tersebut? Setidaknya ada 3:


1.Berfikir Sotonya Terenak, Cukup!

Jangan katakan: “Tak ada yang bisa buat seenak punyaku..!!” >> ini takabur..! Jaman serba ATM, jangankan soto medan, pesawat terbang saja Indonesia sudah bisa membuatnya. Banyak yang bisa membuat burger seenak McD, tapi tak ada yang setenar McD. ‘Enak’ itu penting, tapi ‘tempelkan’ label enak itu di merek Anda.


2.Membuat Merek Generik dan Terlambat

Merek adalah IDENTITAS. Manusia tanpa nama, susah membedakan si A dan si B, begitu juga bisnis. Saya bahkan sudah pernah mengingatkan si empunya tentang hal ini 6 tahun lalu, tapi disenyumi saja. Bahkan saya pernah menuliskan dalam suatu artikel: “Itu lho pecel lele depan Kantor Pos..” >> sudah digusur..! “Yang mereknya Sari Laut” >> cek deh, ada ratusan pecel lele yang pakai nama Sari Laut. Adapun nama Budhe Sri (generik), dia berikan di cabang yang dia buka, bukan di pusat yang pertama. Dan kebanyakan orang sudah ‘melabeli’ dengan merek “Kantor Pos” >> mereknya negara, gak bisa didaftarkan ke HAKI.


3.Propertinya Sewa

Sudah sering terjadi, jika suatu usaha penyewa laris manis, si empunya properti jadi iri. Kalo merek tak dibangun dengan kuat, maka ‘tempat’ akan menjadi satu-satunya faktor ‘hoki’. Merek adalah IDENTITAS dan KREDIBILITAS yang Anda bangun. Saat diusir atau bangkrut pun, merek yang paling berharga. Jangan sampai Anda hanya terlena dengan omzet saja, tanpa membangun merek bisnis. Akan beda pembuat Air Soda dengan pemilik merek Coca Cola.


Lebih detail tentang “Membuat Merek yang Ngetop?” Silakan baca di ebook Buka Langsung Laris.
Detailnya klik disini >> Ebook Buka Langsung Laris



Merek yang Ngetop

Bakat Menjadi Pengusaha

Bakat Menjadi PengusahaSeorang rekan kerja saya mengatakan bahwa saya tidak bakat jadi karyawan, tapi bakat menjadi pengusaha. Bagaimana dia bisa tahu? Iya, katanya saya punya ciri-cirinya?! Masak sih kelihatan? Teman saya bilang, “Kamu itu Jay, tak suka bangun pagi, jadi tak cocok jadi karyawan!” Betu juga yah, “Terus apalagi?” Kejar saya. “Kamu juga tak suka gaji pas-pasan”, Kata dia. Hebat benar dia bisa tahu! “Terus apalagi?” tambah penasaran. “Kamu juga tak suka dimarahin bos!” Gile bener, emang kawan saya sakti juga ya, bisa tahu bakat saya apa dan dimana. Saking penasarannya, saya melakukan penyelidikan tentang silsilah keturunan saya. Ternyata benar, saya menemukan bahwa nenek moyang saya itu seorang pedagang alias pengusaha.  Saya dapat buktikan itu dari sebuah lagu yang saya sering nyanyikan saat masih duduk di sekolah dasar. “Nenek moyangku orang pelaut…” Ya, seorang pelaut, bukan nelayan lho. Kenapa mereka melaut dari satu samudera ke samudera yang lain? Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk ‘Berdagang’! Nah, artinya kita, Bangsa Indonesia ini keturunan pedagang. bukan pegawai loh. kena deh…


Bakat Menjadi Pengusaha


Bakat Menjadi PengusahaCerita di atas Saya ambil dari artikel Jaya Setiabudi di Buku The Power of Kepepet. Memang, sebelum menjadi pengusaha sukses seperti sekarang ini, Jaya Setiabudi sempat menjadi seorang karyawan. Namun itu tidak lama. Mas Jaya Setiabudi memasuki dunia kerja pertama dan terakhirnya di Astra Microtronics Technology (AMT), Batam (1997-1998). CIta-citanya menjadi pengusaha segera ia wujudkan dengan membuka usaha perdananya di bidang industrial supply. Seperti lagu dangdut, ’jatuh bangun’ menjadi ’makanan’ Mas J dalam menjalankan usahanya. Untungnya, tidak ada kamus ’menyerah’ dalam diri Mas J. Usaha yang dimulai dari modal dengkul dan berkendaraan ojek, menjelma menjadi sebuah grup perusahaan bernama Momentum Group, dengan bidang usaha: otomatisasi industri, mechanical & electrical, pemasok bahan masakan, konstruksi, pelatihan bisnis, dan web Yukbisnis.com.


Hati Mas J pun terpanggil untuk mengembangkan iklim berwirausaha di Indonesia. Buah karyanya terbukti menciptakan wirausahawan-wirausahawan yang tangguh dan berintegritas, antara lain: Entrepreneur Camp (Ecamp), Young Entrepreneur Academy (YEA), YEA Virtual, juga mahakarya Yukbisnis.com. Bersama kawan-kawannya, Mas J juga mendirikan organisasi sosial kewirausahaan, benama Entrepreneur Association (EA). Berbagi tak pernah rugi, itulah prinsip idup Mas J. Ia pun lantas gemar memberikan pelatihan dan motivasi bisnis. Ciri khas dari pelatihan Mas J, selain mudah dimengerti, juga menghibur.



Bakat Menjadi Pengusaha

Rabu, 26 Februari 2014

Tas Bonjour Bandung

Tas Bonjour Bandung – adalah tas handmade produk asli Indonesia yang diproduksi di Bandung. Tas Bonjour Bandung ini awalnya dikenal banyak orang dari Kaskus. Saat ini, penjualan Tas Bonjour sudah sangat berkembang. Tas Bonjour telah terjual kepada para pencinta produk ini dari berbagai kota. Mulai dari Kota Bandung hingga ke Padang, Medan, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Malang, dan Jayapura bahkan Luar Negeri.
Tas Bonjour Bandung
Tas Bonjour Bandung merupakan tas yang didesain dengan konsep “Vintage Style Bag”, klasik dengan sentuhan modern. Banyak series dari Tas Bonjour Bandung ini dan akan terus berkembang seiring berjalannya waktu. Saat ini ada 9 series untuk tas backpack atau ransel dan 1 series untuk postman bag atau selempang.
Tas Bonjour Bandung memiliki seri dengan varian warna tersendiri, mulai Navy, Black, Cream/Beige, Army Green, Olive sampai Floral. Seluruh series terdapat laptop sleeve fit 14″, jadi buat Kamu yang ga mau ribet bawa-bawa dua tas untuk laptop dan backpack, Tas Bonjour solusinya. Banyak kelebihan dari tas bonjour tersebut mulai adanya lapisan anti air didalamnya (satin), solid, kuat, unisex (kecuali floral cocok ke Wanita), muat banyak, tahan lama. Harga Tas Bonjour Bandung relatif murah untuk ukuran Tas Vintage Premium yaitu IDR.210K dan IDR.239K tergantung series.

Tas Bonjour Bandung Series

Saat ini, ada sekitar 10 series lebih Tas Bonjour Bandung. Tapi, Kami hanya akan membahas Tas Bonjour Bandung yang menjadi best seller, yaitu Tas Bonjour Achille, Tas Bonjour Adrien, Tas Bonjour Alphonse, Tas Bonjour Bruno, Tas Bonjour Remi. Untuk gambar dengan resolusi tinggi & diambil dari berbagai sisi, klik gambar di bawah ini.
Tas Bonjour Achille

Tas Ransel Bonjour Achille

It`s a basic backpack!
Detail produk Tas Ransel Bonjour Achille:
1 kompartemen utama
1 kantung laptop bagian dalam, muat laptop 14 inch
1 saku di bagian depan
Kompartemen utama ditutup resleting
Tali bahu dapat disesuaikan
Material : Canvas dan Faux Leather
Lining : Satin
Dimensi : 28 cm (W), 42 cm (H), 18 cm(D)
Tas Bonjour Adrien Series

Tas Vintage Bonjour Adrien

It`s a vintage casual rucksack!
Detail produk Tas Vintage Bonjour Adrien:
1 kompartemen utama
1 kantung laptop di bagian dalam, muat laptop 14 inchi
1 saku di bagian depan
2 saku di bagian samping
Penutup dalam bermodel serut
Material: Canvas dan Faux Leather
Lining: Satin
Dimensi: 30 cm (W), 42 cm (H), 18 cm(D)

Tas Bonjour Alphonse

Tas Bonjour Alphonse

It`s a vintage casual rucksack!
Detail produk Tas Bonjour Alphonse:
1 kompartemen utama
1 kantung laptop di bagian dalam, muat laptop 14 inchi
1 saku di bagian depan
Penutup dalam bermodel serut
Tali bahu dapat disesuaikan
Material : Canvas dan Faux Leather
Lining :Satin
Dimensi :30 cm (W), 42 cm (H), 18 cm(D)

Tas Bonjour Bruno

Tas Bonjour Bruno

It`s a vintage casual messenger bag!
Detail Produk Tas Bonjour Bruno
material : canvas + faux leather
lining : satin
1 sleeve laptop
1 saku belakang
1 saku dalam
tali bahu yang dapat disesuaikan

Tas Bonjour Remi

Tas Bonjour Remi

It`s a vintage casual rucksack!
Detail produk :
1 kompartemen utama
1 kantung laptop di bagian dalam, muat laptop 14 inchi
1 saku di bagian depan
Penutup dalam bermodel serut
Tali bahu dapat disesuaikan
Material : Canvas dan Faux Leather
Lining : Satin
Dimensi : 30 cm (W), 42 cm (H), 18 cm(D)

Jual Tas Bonjour Bandung

Saat ini sudah banyak yang Jual Tas Bonjour. Dari Kami, merekomendasikan membeli di Toko Online Yubistore. Karena Murah (Free ongkir), Terpercaya (Original), Aman (data Anda terjaga), dan Memuaskan (tidak puas barang kembali).

Test Post from falasik.com

Test Post from falasik.com http://falasik.com